Perkuat Sinergi, FKPT Sumsel Sambangi Aceh Bahas Isu IRET dan Kondisi TCC Milenial

BANDA ACEH – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumatera Selatan melakukan kunjungan kerja ke FKPT Aceh dalam rangka silaturahmi sekaligus koordinasi strategis lintas daerah. Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Ketua FKPT Sumsel, Drs. H. Muhammad Yamin, M.Si.
Kedatangan delegasi Sumsel disambut hangat oleh Ketua FKPT Aceh, Dr. Wiratmadinata, S.H., M.H. Pertemuan ini menjadi momentum penting bagi kedua provinsi untuk menyelaraskan langkah dalam memantau perkembangan IRET (Ideological Radicalization and Extreme Tendencies) serta potensi ancaman radikalisme di wilayah masing-masing.
Soroti Kondisi TCC di Kalangan Pemuda
Dalam diskusi tersebut, Drs. H. Muhammad Yamin, M.Si dan Dr. Wiratmadinata, S.H., M.H. memberikan perhatian khusus pada kondisi TCC (Terrorism, Crime, and Conflict) yang melibatkan generasi muda. Beberapa poin utama yang dibahas meliputi:
-
Deteksi Dini: Mengidentifikasi pola penyebaran paham ekstrem yang mulai masuk ke ranah digital pelajar.
-
Penguatan Karakter: Berbagi strategi edukasi untuk membangun “imunitas” bagi pemuda agar tidak mudah terjerumus dalam konflik dan kriminalitas.
-
Pertukaran Informasi: Membangun jalur komunikasi cepat antar-FKPT guna memantau pergerakan isu radikalisme secara real-time.
“Kami melihat tantangan yang dihadapi pemuda di Sumsel dan Aceh memiliki kemiripan. Sinergi ini diperlukan agar kita bisa saling mengadopsi praktik terbaik dalam menjaga stabilitas daerah,” ujar Drs. H. Muhammad Yamin, M.Si.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Wiratmadinata, S.H., M.H. menekankan bahwa kolaborasi lintas wilayah adalah kunci utama dalam pencegahan terorisme yang lebih efektif dan humanis, terutama di lingkungan institusi pendidikan.
