Menata Hati di Bulan Suci
Narsum Hikmah Ramadan TVRI Sumsel

Dalam dialognya, yang langsung disiarkan secara Live di stasiun TVRI Sumsel Dr. Hj. Izzah Zen Syukri menekankan bahwa esensi Ramadan adalah Madrasah Qolbu (sekolah hati). Berikut adalah poin-poin utama yang disampaikan:
-
Penyucian Jiwa (Tazkiyatun Nafs): Ramadan bukan sekadar ritual fisik menahan lapar, melainkan momentum untuk mengikis penyakit hati seperti sombong, iri, dan dengki yang seringkali menjadi akar keretakan sosial.
-
Peran Perempuan sebagai Penjaga Kedamaian: Sebagai Kabid Perempuan dan Anak FKPT Sumsel, beliau menyoroti bahwa hati yang tertata dari seorang ibu akan menciptakan suasana rumah tangga yang teduh. Hal ini merupakan benteng alami dalam melindungi keluarga dari pengaruh paham radikalisme dan kekerasan.
-
Kejujuran dan Empati: Menata hati dimulai dengan kejujuran batin. Dengan hati yang bersih, masyarakat Sumatera Selatan diharapkan dapat meningkatkan rasa empati, saling menghargai, dan mempererat tali silaturahmi antar sesama. “Keberhasilan puasa seseorang diukur dari sejauh mana ia mampu menata hatinya untuk lebih jujur, lebih empati, dan lebih luas dalam menebar kasih sayang kepada sesama.” Sebagai penutup beliau menyampaikan dalam sebuat Quotes “Hati yang tertata dari seorang ibu adalah benteng pertama kedamaian keluarga. Jika hati kita teduh, maka lisan dan tindakan pun akan terjaga dari segala bentuk kebencian dan kekerasan.” tks.jly