FKPT Banten sosialisasi pencegahan terorisme ke sekolah

Pandeglang – Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Banten mensosialisasikan pencegahan terorisme dan radikalisme ke sekolah untuk mengantisipasi paham yang bertentangan dengan agama dan hukum negara.

“Kita berharap dengan sosialisasi pencegahan terorisme dan radikalisme agar pelajar tidak terpapar paham yang menyesatkan,” kata Ketua FKPT Provinsi Banten KH Amas Tadjuddin di SMAN 11 Pandeglang, Rabu.

Kegiatan sosialisasi pencegahan terorisme dan radikalisme ini menggandeng Dinas Pendidikan Kabupaten Pandeglang dan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Banten.

Ia mengatakan anak -anak muda usia sekolah banyak yang terpapar paham menyesatkan sehingga perlu adanya pembekalan nilai kebangsaan dan keagamaan.

Bahkan, katanya, para pelaku terorisme dan radikalisme menyebarkan melalui media sosial.

“Kami menggelar sosialisasi ini dengan mengusung tema ‘Sekolah Sebagai Mitra FKPT dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme,” kata Amas Tadjuddin .

Menurut dia, selama ini informasi yang berkembang bahwa gerakan terorisme dan radikalisme kerapkali diarahkan kepada agama Islam.

Padahal, katanya, ajaran Islam sebagai agama “rahmatan lil alamin” atau penuh kasih sayang di seluruh alam

Selain itu, kata dia, perbuatan terorisme dan radikalisme hingga melakukan pembunuhan adalah haram dan dosa besar.

“Saya kira semua agama mana pun tidak mengajarkan kekerasan,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 11 Pandeglang Siti Mulyawati mengatakan pihaknya menyambut positif sosialisasi pencegahan terorisme dan radikalisme oleh FKPT Provinsi Banten.

“Kami berharap dengan kegiatan sosialisasi pencegahan terorisme dan radikalisme agar pelajar tidak terpapar paham sesat yang bertentangan dengan norma agama dan hukum negara,” katanya.

Sumber: https://banten.antaranews.com/