Ketua FKPT Jatim Kampanye Anti Radikalisme melalui Literasi Keagamaan Lintas Budaya
Fkptcenter.id – Surabaya, 6 Februari 2026 — Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Jawa Timur mengampanyekan pencegahan radikalisme melalui Literasi Keagamaan Lintas Budaya. Upaya ini dilakukan dengan melibatkan dunia pendidikan sebagai garda depan dalam menangkal penyebaran ideologi ekstrem.
Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, menjadi narasumber dalam kegiatan akademik di Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya. Kegiatan ini terintegrasi dengan pengembangan Kurikulum Berbasis Cinta yang digagas Kementerian Agama RI.
Dalam paparannya, Ketua FKPT Jatim menegaskan bahwa radikalisme kerap berkembang di lingkungan yang minim literasi, dialog, dan empati. Pemahaman keagamaan yang sempit dan eksklusif dinilai menjadi celah masuknya ideologi kekerasan, terutama di kalangan generasi muda.
“Mahasiswa merupakan kelompok strategis. Jika sejak dini dibekali cara pandang keagamaan yang terbuka dan humanis, maka potensi radikalisme dapat dicegah,” ujarnya.
FTIK UIN Sunan Ampel Surabaya merespons agenda nasional tersebut dengan mengintegrasikan Literasi Keagamaan Lintas Budaya ke dalam kurikulum fakultas. Penguatan ini dilakukan melalui pendekatan Outcome Based Curriculum yang menekankan nilai cinta, toleransi, kebangsaan, dan moderasi beragama.
Dalam praktik pembelajaran, mahasiswa tidak hanya mempelajari konsep toleransi secara teori, tetapi juga dilibatkan dalam pembelajaran berbasis proyek, diskusi lintas perspektif, serta dialog lintas iman. Pendekatan ini dinilai efektif membangun cara berpikir kritis dan empati sosial.
Ketua FKPT Jatim menilai model pembelajaran transformatif tersebut sebagai bentuk pencegahan radikalisme jangka panjang. Menurutnya, ekstremisme tidak cukup dilawan dengan narasi kontra, tetapi perlu dicegah melalui pendidikan yang membentuk karakter dan kesadaran kebangsaan.
Integrasi Literasi Keagamaan Lintas Budaya juga diperkuat melalui pengembangan modul ajar, Rencana Pembelajaran Semester berbasis cinta, serta keterlibatan mahasiswa dalam Program Pengenalan Lapangan Persekolahan dan Pendidikan Profesi Guru. Dengan demikian, nilai-nilai damai diharapkan dapat diteruskan hingga ke satuan pendidikan dasar dan menengah.
Melalui sinergi antara BNPT dan FKPT Jawa Timur, kampus diharapkan menjadi ruang aman dari paparan ideologi kekerasan sekaligus pusat penguatan literasi keagamaan yang moderat.
Kampanye Literasi Keagamaan Lintas Budaya ini menegaskan bahwa pendidikan yang menumbuhkan cinta, dialog, dan kemanusiaan merupakan jalan strategis untuk menjaga Indonesia tetap damai dan berkeadaban.