Surat Nadiva Arsyllia Siswi SDN Percobaan Kota Padang kepada Presiden Prabowo, Minta Buku Cerita dan Buku Pelajaran Gratis

Padang, Juni

 

Dalam kegiatan Cerita dan Inspirasi Anak Bangsa (Cinta) yang diselenggarakan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Provinsi Sumatera Barat pada 18 Juni 2025 lalu, hasil akhirnya adalah pembuatan surat kepada orang-orang yang dikagumi atau orang yang disayangi. Sebagai bentuk aspirasi anak bangsa.

 

Salah satu surat ditulis oleh Nadiva Arsyllia Ramadhani siswi kelas 3 SDN Percobaan Ujung Gurun Kota Padang yang ditujukan kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto. Isinya meminta bantuan buku cerita dan buku pelajaran gratis.

 

Surat itu setelah ditulis, kemudian dibacakan langsung oleh Nadiva Arsyllia Ramadhani. Baca surat ini ditayangkan secara zoom meeting ke BNPT Jakarta. Tentu saja mendapat apresiasi dari Pengurus FKPT Provinsi Sumatera Barat yang menyiapkan bingkisan kepada lima surat terbaik.

 

Ketua FKPT Provinsi Sumatera Barat Adil Mubarak, S.IP.,M.Si yang didampingi Kabid Perempuan dan Anak Ruri Juswira, ST., M.CIO menyerahkan bingkisan kepada Nadiva Arsyllia Ramadhani.

 

Berikut ini kami kutipkan kembali surat yang ditulis Nadiva Arsyllia Ramadhani ini secara utuh ;

 

Padang, 18 Juni 2025

 

Kepada Yth. Bapak Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta.

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Bapak Presiden yang saya hormati, perkenalkan nama saya Nadiva Arsyllia Ramadhani, saya siswi kelas 3 SD Negeri Percobaan di Kota Padang Sumatera Barat.

 

Saya sangat suka membaca buku cerita, buku dongeng, buku pelajaran dan semua buku-buku yang bergambar. Saya juga ingin punya buku pelajaran yang bagus supaya bisa belajar lebih semangat membaca membuat saya seperti sedang berjalan-jalan keliling dunia. Tapi kadang saya sedih karena buku yang ingin saya baca harganya mahal dan saya bisa membelinya.

 

Disekolah kami memang ada perpustakaan, tapi bukunya banyak yang sudah lama, halamannya juga ada yang sobek. Kami ingin sekali membaca buku-buku baru yang bergambar lucu-lucu, menarik dan sesuai dengan zaman sekarang. Memang sekarang sudah ada E-book yang tersedia di media sosial tetapi ceritanya terbatas dan berbayar.

 

Saya pernah dengar dari guru saya, di beberapa negara lain seperti di Malaysia dan Swedia anak-anaknya bisa mendapatkan buku gratis setiap tahun dan dibantu oleh pemerintah setempat. Saya sangat berharap kami anak-anak Indonesia dapat subsidi atau bantuan untuk beli buku cerita, buku pelajaran dan buku-buku bagus lainnya. Selain itu kita juga bisa terhindar dari buku-buku bajakan yang dijual murah di pasaran. Dengan begitu, kami bisa tumbuh jadi anak-anak yang pintar, suka membaca, punya mimpi besar dan bisa membanggakan negara.

 

Demikian surat dari saya. Terima kasih banyak Bapak Presiden, sudah membaca surat dari anak kecil ini. Semoga Bapak Presiden selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin negara ini. Wassalamulaikum warahmatullahi wabarakatuh.

 

Hormat saya,
Nadiva Arsyllia Ramadhani
Siswi Kelas 3 SDN Percobaan Padang, Sumatera Barat

(gk)

 

Foto surat dari Nadiva Arsyllia Ramadhani