Silaturahmi FKPT Jatim–BAZNAS Jatim Hasilkan Dukungan Beasiswa dan Program Pembinaan Mitra Deradikalisasi
Fkptcenter.id – Surabaya, Silaturahmi yang dilakukan ke Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Jawa Timur pada awal tahun 2026 menjadi momentum penting dalam penguatan sinergi antara lembaga zakat dan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur. Pertemuan yang berlangsung pada Senin, 19 Januari 2026 tersebut menghasilkan dua bentuk dukungan strategis, yakni bantuan beasiswa pendidikan dan kolaborasi program pembinaan bagi keluarga mitra deradikalisasi.
Silaturahmi ini dilakukan oleh Prof. Dr. Hj. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag., Ketua FKPT Jawa Timur, bersama Dr. H. Muhammad Fahmi, M.Hum., M.Pd., Kepala Bidang Agama FKPT Jawa Timur sekaligus Ketua Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (PAI) UINSA. Pertemuan berlangsung di Kantor BAZNAS Jawa Timur yang berlokasi di Islamic Center, Dukuh Kupang, Surabaya.
Dalam pertemuan tersebut, salah satu agenda utama yang disampaikan adalah permohonan dukungan beasiswa pendidikan bagi keluarga mitra deradikalisasi, khususnya keluarga mantan narapidana terorisme (napiter). Salah satu kasus yang dibahas adalah kebutuhan beasiswa bagi seorang mahasiswi S1 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), yang merupakan anggota keluarga mantan napiter, untuk melanjutkan studi pada semester 4 hingga semester 8.
“BAZNAS Jawa Timur (yang diwakili oleh Wakil Ketua 1 dan Wakil Ketua 2 bersama Tim) merespons positif usulan tersebut dan menyatakan kesiapan memberikan bantuan beasiswa dengan nilai maksimal Rp. 2.000.000 per semster. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban ekonomi keluarga serta memastikan keberlanjutan pendidikan tinggi bagi mahasiswa dari kelompok rentan, sekaligus menjadi bagian dari strategi pencegahan radikalisme melalui jalur pendidikan,” kata Prof Titik yang juga Wakil Dekan I Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) UIN Sunan Ampel Surabaya itu.
Tidak berhenti pada aspek bantuan individual, silaturahmi ini juga membuka ruang diskusi lebih luas terkait kemungkinan sinergi program antara BAZNAS dan FKPT Jawa Timur. Salah satu peluang kolaborasi yang disepakati secara prinsip adalah pemanfaatan program pemberian sembako bagi dhuafa yang dimiliki BAZNAS untuk mendukung kegiatan pembinaan keluarga mitra deradikalisasi dan mantan napiter yang berada dalam pendampingan FKPT.
“Dalam skema kolaborasi tersebut, FKPT Jawa Timur direncanakan akan menyelenggarakan kegiatan pembinaan dalam bentuk kajian Islam moderat, penguatan nilai kebangsaan, serta pendampingan sosial-keagamaan bagi keluarga mitra. Pada akhir kegiatan, peserta akan menerima bantuan sembako sebagai bentuk dukungan sosial-ekonomi yang bersifat konkret dan berkelanjutan,” ujarnya.
Dari hasil silaturahmi ini, BAZNAS Jawa Timur memberikan dua bentuk dukungan utama, yakni bantuan beasiswa pendidikan bagi keluarga mitra deradikalisasi dan bantuan sembako untuk mendukung kegiatan pembinaan mitra deradikalisasi yang dilaksanakan oleh FKPT Jawa Timur.
“Sinergi ini menandai langkah awal yang penuh harapan di awal tahun 2026. Kolaborasi antara lembaga zakat dan forum pencegahan terorisme diharapkan dapat memperkuat pendekatan deradikalisasi yang tidak hanya bersifat ideologis, tetapi juga menyentuh aspek pendidikan, kesejahteraan, dan penguatan Islam moderat yang rahmatan lil ‘alamin,” pungkasnya.