Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme
Jakarta. Rapat Internal Monitoring Pelibatan Masyarakat dalam Pencegahan Terorisme melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Daerah Khusus Jakarta diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI pada hari Kamis (17/7/2025) di Swiss-Belresidences Kalibata Jakarta. Kegiatan ini bertujuan untuk memantau sejauh mana program dan kegiatan penanggulangan terorisme dan mengidentifikasi masalah, kendala, atau hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaan program hingga BNPT dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja program dan melakukan perbaikan berkelanjutan, agar upaya penanggulangan terorisme menjadi lebih efektif dan efisien.
Ketua FKPT DKI Jakarta, Drs.Taufan Bakri, MSi menjelaskan bahwa kegiatan Mandatory mulai dilaksanakan pada bulan Agustus dan September 2025. Namun demikian Pengurus FKPT melakukan aktivitas atau kegiatan non mandatory terkait penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan nasional, ketahanan budaya, ekonomi dan pencegahan radikalisme diantaranya Pemberdayaan Ekonomi bagi Mitra Deradikalisasi atau eks Napiter melaksanakan pengembangan usaha service AC dan mechanical di Jakarta Selatan; narasumber kegiatan Peningkatan Wawasan Kebangsaan di Kalangan Pelajar di Era Digital, Senin 23 Juni 2025 di hotel Orchardz Jayakarta; kegiatan Gerakan Nasional Revolusi Mental : Upaya penguatan jati diri Bangsa, Kamis, 19 Juni 2025 di Hotel G7 Jakarta dan dalam berbagai event terkait ketahanan agama dan budaya.
Direktur Pencegahan BNPT Prof. Dr. Irfan Idris, M.A menyampaikan bahwa FKPT adalah mitra strategis BNPT di daerah yang berperan penting dalam mendorong keterlibatan aktif masyarakat dan mengapresiasi kegiatan non mandatory yang telah dilakukan oleh FKPT DKI Jakarta. BNPT juga menyampaikan bahwa dengan adanya relaksasi APBN akan dilaksanakan kegiatan Survei Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Survei Indeks Potensi Radikalisme (IPR) dan Survei Indeks Risiko Terorisme (IRT) di tahun anggaran 2025. (dahlan,-)