Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT Jadi Narasumber pada Pemusatan Diklat Paskibraka Babel 2025
Pangkalpinang, FKPT Babel — Kol. Sus. Dr. Harianto, M.Pd, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 30 Juli hingga 18 Agustus 2025 di Balitong Resort Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang. (04/08/2025)
Diklat ini diikuti oleh 30 peserta terpilih, terdiri dari 15 putra dan 15 putri, yang merupakan perwakilan dari tujuh kabupaten/kota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Kegiatan ini telah resmi dibuka pada 30 Juli 2025 dan dilaksanakan dengan sistem karantina penuh.
Dalam kegiatan tersebut Harianto menyampaikan tentang Perkembangan Teror Global, Regional dan Nasional, Pendanaan Terorisme, Sikap dan Strategi PBB terhadap Terorisme, serta Tusi dan Stranas Penanggulangan Terorisme.
Dalam pelaksanaan kegiatan Pemusatan Diklat Paskibraka tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung tahun 2025 ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melibatkan berbagai unsur sebagai pelatih dan pendamping, di antaranya TNI, Polri, Purna Paskibraka, serta tim dari Kesbangpol sendiri. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses pelatihan berjalan disiplin dan berkualitas.
Kegiatan dimulai sejak subuh dengan senam kebugaran untuk menjaga fisik para peserta, dilanjutkan dengan sarapan, kemudian sesi latihan di lapangan yang berlangsung hingga sore hari. Pada malam harinya, setelah makan malam dan ibadah, para peserta mengikuti kelas pembekalan dari berbagai instansi.
Materi yang diberikan tidak hanya seputar kedisiplinan dan baris-berbaris, tetapi juga nilai-nilai kebangsaan, kepemimpinan, cinta tanah air, serta wawasan kebhinekaan dan moderasi beragama.
Melalui pemusatan pelatihan ini, para peserta diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas pengibaran bendera pada upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia dengan baik, tetapi juga menjadi teladan dan kebanggaan bagi orang tua, sekolah, serta daerah masing-masing.
Pemusatan pelatihan ini menjadi wadah strategis untuk membentuk karakter pemuda yang tangguh, berjiwa nasionalis, dan siap menjadi generasi penerus bangsa yang berintegritas.