BNPT Tutup Coaching Enumerator Survei IPR 2025, Tekankan Pentingnya Validitas Data untuk Kebijakan Nasional

Jakarta, 13 September 2025 – Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) melalui Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) resmi menutup rangkaian kegiatan Coaching Enumerator Survei Indeks Potensi Radikalisme (IPR) Tahun Anggaran 2025 yang telah berlangsung sejak 8 hingga 12 September 2025. Penutupan digelar secara hybrid di Jakarta dan diikuti secara daring oleh para peserta dari 36 provinsi.

Kegiatan yang diikuti 753 peneliti, asisten peneliti, dan enumerator ini bertujuan memperkuat kapasitas pelaksana survei di lapangan agar menghasilkan data yang valid, akurat, dan dapat dijadikan dasar penyusunan kebijakan pencegahan terorisme.

Dalam laporan pelaksanaan, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT, Kolonel (Sus) Dr. Harianto, M.Pd., menyampaikan bahwa coaching berjalan lancar dan mendapat respons positif dari peserta. Peserta yang mengikuti kegiatan juga telah menerima sertifikat secara daring.

Sementara itu, Direktur Pencegahan BNPT, Prof. Dr. Irfan Idris, M.A., dalam sambutannya saat menutup acara menegaskan bahwa coaching ini bukan sekadar formalitas, melainkan bekal penting bagi seluruh peserta untuk memastikan standar pelaksanaan survei yang sama di lapangan.

“Validitas data yang dihasilkan menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan pencegahan terorisme yang tepat sasaran, aplikatif, dan sesuai dengan realitas masyarakat,” ujar Prof. Irfan. Ia juga mengingatkan bahwa masih adanya peserta yang tidak hadir penuh menjadi catatan yang harus diperbaiki pada kegiatan berikutnya.

Dengan resmi ditutupnya kegiatan ini, BNPT berharap seluruh peneliti, asisten peneliti, dan enumerator dapat menjalankan tugas di daerah masing-masing dengan penuh integritas, tanggung jawab, dan ketelitian, sehingga hasil survei benar-benar memberikan kontribusi nyata dalam memperkuat upaya pencegahan terorisme berbasis data.